| 2011 (November) |
|
|
|
JAKARTA. - 27 November 2011 - Meskipun insiden menyedihkan di Jepang pada 11 Maret 2011 memaksa Jepang untuk menghadapi kenyataan yang benar-benar keras, kejadian ini juga membuat mereka menyadari pentingnya ikatan antara keluarga dan persahabatan. Banyak orang Jepang sekarang percaya ikatan keluarga harus diprioritaskan diatas hal-hal yang lain. Dan Jepang juga tidak akan pernah melupakan dukungan yang diberikan kepada mereka dari teman-teman di seluruh dunia.
Untuk menunjukkan rasa terima kasih dan apresiasi terhadap persahabatan mereka di Indonesia, masyarakat Jepang di Jakarta tahun ini memutuskan untuk mengadakan "Jakarta Japan Matsuri" dengan tema 'Terima Kasih Indonesia'. Dan Tokio Marine Indonesia (TMI) memutuskan untuk secara aktif berpartisipasi dalam acara ini, dengan mendirikan sebuah booth pada tanggal 25 September 2011 (hari terakhir festival) di Monas.
Di booth TMI, para relawan menyiapkan dua kegiatan, satu adalah untuk mempersilakan pengunjung mengambil gambar dengan latar belakang "Sakura" atau "Kuil Emas", dengan meminjamkan pakaian tradisional Jepang "Yukata" kepada para pengunjung, dan aktivitas lainnya adalah membuat seribu origami burung bangau "Senbazuru" yang akan dikirim ke sebuah sekolah di Kesennuma, daerah yang hancur akibat gempa dan tsunami di Jepang. Seribu origami burung bangau ini dimaksudkan sebagai tanda simpati Tokio Marine Indonesia dan doa bagi pemulihan korban gempa di Jepang Sebuah legenda kuno di Jepang menjanjikan. bahwa siapa pun yang membuat seribu origami burung bangau akan dikabulkan keinginannya seperti umur panjang atau pemulihan dari penyakit atau cedera. Untuk setiap origami burung bangau yang dibuat, dihargai Rp 5.000 .-. dan akan disumbangkan kepada KKS Melati. Sepanjang hari tersebut, TMI berhasil mengumpulkan lebih dari 1.400 origami burung bangau.
Pada tanggal 27 November, 5 relawan TMI berkunjung ke KKS Melati untuk merayakan ulang tahun ke-10 mereka dan menyerahkan beberapa hadiah berupa mesin jahit (mempertimbangkan mesin jahit mereka saat ini rusak) dan uang tunai, sekaligus berkenalan dengan anak-anak. Lebih dari 20 anak-anak dari usia 4 hingga 15 tahun, semua menyambut kami dengan keramahan yang tulus dan senyum lebar. Mereka berbaik hati menyanyikan beberapa lagu bahasa Indonesia untuk kami, sementara Mr Mitsutaka Sato (Presdir Tokio Marine Indonesia) mengajarkan mereka beberapa bahasa Jepang sederhana seperti bagaimana memperkenalkan nama mereka, bagaimana mengatakan "Arigato", dll. Semua anak-anak dan senyum mereka memberi kami semangat dan energi yang besar. Selain "Senbazuru", kami juga memutuskan untuk membeli beberapa lukisan yang digambar oleh anak-anak di KKS Melati, sebagai hadiah simpati untuk anak-anak di Kesennuma, yang juga menjadi kegiatan pendukung untuk KKS Melati. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2011 (November)- |
|
|
|
JAKARTA. - 24 November 2011 - Tokio Marine Grup (termasuk Tokio Marine & Nichido Fire Insurance Co, Ltd, di Jepang, Tokio Marine Asia Pte Ltd di Singapura, dan PT Asuransi Tokio Marine Indonesia.) bekerja sama dengan Putera Sampoerna Foundation mendistribusikan beasiswa untuk siswa SMA berprestasi namun kurang mampu di Jakarta dan sekitarnya. Program ini menyediakan beasiswa untuk 50 siswa SMA selama 3 tahun berturut-turut mulai dari tahun akademik 2011/2012 dengan nilai sebesar Rp. 218.163.000 .-.
Sejumlah undangan yang hadir pada acara serah terima yang diselenggarakan di gedung Sentral Senayan I adalah 49 siswa (1 siswa tidak hadir karena kondisi kesehatannya) dan 10 guru dari total 10 sekolah, Dewan Direksi dan staf PT Asuransi Tokio Marine Indonesia, Senior Manager SDM dan Corporate Services Tokio Marine Asia Pte. Ltd, serta Direktur Penjualan Putera Sampoerna Foundation.
Jadwal acara ditetapkan sedemikian rupa secara efektif dengan harapan tidak hanya para siswa yang akan memiliki pengetahuan yang baik tentang pihak yang memberi mereka beasiswa, tetapi yang paling penting, mereka juga akan mendapatkan motivasi untuk belajar lebih keras dan mencapai impian tertinggi mereka terlepas dari kondisi mereka saat ini . Bahkan, setelah mendengarkan beberapa pidato motivasi dari Mr Mitsutaka Sato (atas nama PT Asuransi Tokio Marine Indonesia), Mr. Andrew Loh (atas nama Tokio Marine & Nichido Fire Insurance Co, Ltd dan Tokio Marine Asia Pte. Ltd ) dan Mr Ari Kunwidodo (atas nama PT Putera Sampoerna Foundation) dan pengenalan singkat mengenai Tokio Marine Group dan asuransi umum oleh MC, ada juga sesi motivasi oleh dua pembicara, Bapak Iwan Setyawan, penulis "9 Summers 10 Autumns ", dan salah satu penerima beasiswa dari PT Asuransi Tokio Marine Indonesia.
Acara dimulai pukul 10 pagi dan selesai sekitar pukul 3 sore setelah selesainya "tumpengan" (nasi berbentuk kerucut dikelilingi oleh berbagai macam masakan Indonesia dimaksudkan untuk merayakan acara penting) dan pengenalan tentang budaya Jepang "Senbazuru" (1.000 origami crane dimaksudkan untuk membuat doa dan harapan seseorang terwujud) dan sesi foto masing-masing siswa memakai "Yukata" (pakaian tradisional Jepang). |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2011 (August) - “Bulan CSR” grup Tokio Marine. |
|
|
|
Jakarta (8/6) - Manajemen dan karyawan PT Asuransi Tokio Marine Indonesia (TMI) menyumbangkanan perlengkapan sekolah, buku bekas dan barang-barang lain yang berguna untuk mendukung kegiatan anak-anak KKS Melati sebagai bagian dari partisipasi pada Hari CSR 2011 Grup Tokio Marine Asia. Pada tahun 2011, perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan. Namun, meski perkembangan pesat, di tengah hiruk-pikuk ini kita dapat menemukan anak-anak yang keluarganya masih mengalami kesulitan ekonomi. Anak-anak ini sering tinggal di sebuah rumah kecil di gang-gang kecil di kota dimana tempat aktivitas seluruh keluarga terpusat dalam satu ruangan kecil. Anak-anak ini juga sering sudah harus mencari nafkah mereka sendiri dengan menjual koran, rokok dan bernyanyi di jalanan. Mereka lebih suka membeli makanan atau pakaian ketika mereka memiliki uang tunai ekstra sementara membeli buku dianggap kemewahan yang tak tercapai. Ini adalah situasi sulit yang menghambat kemampuan anak untuk mengembangkan imajinasi dan kreativitas mereka.
Banyak orang menganggap bahwa pendidikan adalah obat untuk kemiskinan, ini termasuk KKS Melati, sebuah organisasi sosial yang ditujukan untuk membantu anak-anak di jalanan dan di permukiman kumuh. Namun sebagai jalan untuk belajar, pertama kita perlu menumbuhkan kebiasaan membaca anak-anak. Untuk itu, pada tahun 2005 KKS Melati Taman Baca membuka Ruang Baca Melati di wilayah padat penduduk di Ampera, Jakarta Selatan. Perpustakaan umum berisi ribuan judul buku anak-anak dan sering penuh anak-anak selama akhir pekan. PT Asuransi Tokio Marine Indonesia juga percaya pada ide ini dan mendukung tujuan tersebut sebagai partisipasi dalam Hari CSR 2011 GrupTokio Marine Asia.
Perusahaan ini bekerja sama dengan serikat pekerja untuk mengundang setiap orang untuk menyumbangkan buku bekas dan barang-barang berguna lainnya untuk digunakan oleh anak-anak melalui KKS Melati. Kampanye diadakan selama minggu pertama bulan Agustus dan ternyata mengumpulkan lebih dari apa yang diantisipasi. Selain buku bekas, pakaian dan sepeda , kami juga menyumbangkan seperangkat baru perlengkapan sekolah (tas punggung).
Mr. Mitsutaka Sato, Presiden Direktur PT Asuransi Tokio Marine Indonesia, mengatakan: "Kami senang dapat memberikan kontribusi kepada anak-anak dan berharap bahwa sumbangan kita akan berguna hingga waktu yang akan datang". Ms Virginia Veryastuti, salah satu pendiri KKS Melati, mengatakan: "Kami mengucapkan terima kasih kepada Tokio Marine Indonesia untuk donasi mereka karena akan bermanfaat untuk anak-anak".
PT Asuransi Tokio Marine Indonesia bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh karyawan dan Manajemen dan berharap untuk berkolaborasi dengan organisasi ini untuk mendukung anak-anak kurang mampu pada kesempatan lain di masa depan. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2010 (Desember) - Program Beasiswa TMI berakhir |
|
|
|
| Program Beasiswa TMI yang dimulai pada 1997 bertujuan memberikan dukungan kepada siswa kurang mampu namun berprestasi untuk berkesempatan mengejar pendidikan lebih tinggi di bidang asuransi telah berakhir dengan selesainya kuliah peserta di STIMRA pada September 2010. Acara wisuda diadakan pada 8 Desember 2010 di kompleks Departemen Keuangan dan dihadiri oleh keluarga peserta dan Mitsutaka Sato, Presiden Direktur PT Asuransi Tokio Marine Indonesia serta tim CSR TMI. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2010 (November) - Aksi donor darah bersama |
|
|
|
| Guna membantu Palang Merah Indonesia dalam menangani tingginya permintaan akan persediaan darah, TMI secara berkala berkolaborasi dengan perusahaan rekan penyewa gedung mengadakan aksi donor darah bersama. Pada 2010, aksi ini dilaksanakan pada tanggal 29 November dengan 126 peserta sukses mendonorkan darahnya. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2010 (November) - Dukungan untuk upaya bantuan bencana Wasior, Mentawai dan Merapi |
|
|
|
Dua bencana menimpa Indonesia pada hari yang sama. Gunung Merapi, meletus pada hari Senin 25 Oktober 2010, melepaskan gas panas dan debu ke area sekitarnya. Letusannya berkelanjutan dan mempengaruhi daerah and masyarakat yang berdekatan. Hingga kini, laporan resmi menyebutkan 304 tewas, 467 luka dan 256.698 mengungsi. Pada hari yang sama, kepulauan Mentawai dihantam tsunami setelah gempa 7,7 skala Richter. Gelombangnya masuk ke daratan hingga 400 meter dan menyapu bersih pantai di banyak lokasi. Hingga kini, laporan resmi menyebutkan 509 tewas, 21 hilang dan 11,400 orang mengungsi. Sementara sebelum itu, banjir banding menimpa kota Wasior pada 4 Oktober 2010 menyebabkan 167 korban jiwa dan 9.000 orang mengungsi
PT Asuransi Tokio Marine Indonesia menanggapi situasi tersebut dengan melaksanakan rencana CSR bantuan darurat bencana dengan sumbangan US$ 5.000 yang dipersembahkan untuk membantu korban diarea yang terkena melalui Palang Merah Indonesia. Sebagai tambahan, karyawan TMI juga memberikan sumbangan pribadi senilai Rp 7.367.000.- kepada institusi yang sama.
Serah terima sumbangan dilaksanakan di kantor pusat nasional PMI pada Senin, 29 November 2010, dihadiri oleh Mitsutaka Sato dan Albert Patarru, berurutan Presiden Direktur dan Direktur of PT Asuransi Tokio Marine Indonesia; Kurniawan Nugroho, mewakili karyawan TMI serta Jusuf Kalla dan Budi A. Adiputro, berurutan Ketua dan Sekkretaris Jenderal Palang Merah Indonesia.
Mitsutaka Sato, Presiden Direktur of PT Asuransi Tokio Marine Indonesia, berkata: "CSR merupakan budaya Tokio Marine dan karyawannya, oleh karenanya kami senang untuk dapat membantu para korban bencana". Jusuf Kalla, Ketua Palang Merah Indonesia, berkata: "Atas nama penerima, kami berterimakasih tas sumbangsih Tokio Marine".
PT Asuransi Tokio Marine Indonesia turut berduka cita kepada pihak yang menjadi korban bencana. Kami berharap wilayah and masyarakatnya dapat segera pulih kembali. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2009 (Desember) - Aksi donor darah bersama |
|
|
|
| Guna membantu Palang Merah Indonesia dalam menangani tingginya permintaan akan persediaan darah, TMI secara berkala berkolaborasi dengan perusahaan rekan penyewa gedung mengadakan aksi donor darah bersama. Pada 2008, aksi ini dilaksanakan pada tanggal 3 Desember dengan 142 peserta sukses mendonorkan darahnya. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2010 (November) - “Bulan CSR” grup Tokio Marine. |
|
|
|
"Tiada Yang Tidak Mungkin! Kau dapat mencapai mimpimu, bila kau mau. Kuncinya adalah pantang menyerah, tetap semangat, berusaha yang terbaik dan jangan lupa berdoa"
Itu adalah kalimat inspirasi yang dikatakan oleh Kemal Malik Lubis, penerima Beasiswa TMI, kepada 60 juniornya di Rumah Belajar, sebuah sekolah bagi kalangan kurang mampu yang didirikan oleh Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) pada seminar motivasi, bertemakan ‘Tiada Tang Tidak Mungkin’, yang diselenggarakan oleh TMI sebagai partisipasinya pada acara global 'Bulan CSR' grup Tokio Marine CSR Month yang berfokus pada anak kurang mampu.
Kemal adalah lulusan Rumah Belajar dari sebelumnya putus sekolah untuk membantu penghidupan ibunya dengan menjual Koran dipagi hari dan mencuci motor di akhir minggu. Kemal, sukses mencapai prestasi akademis dari sebelumnya berada di pertengahan diantara tiga puluh mahasiswa menjadi tiga besar pada akhir semester, kemudian lolos kompetisi untuk menjadi staf TMI. Kini, Kemal bekerja sebagai Staf Marketing di TMI Cabang Syariah.
Mengambil kesempatan dari selesainya perkuliahan Kemal dibawah program Beasiswa TMI, PT Asuransi Tokio Marine Indonesia berbahagia mempersembahkan kisah menarik Kemal pada seminar motivasi.
Mitsutaka Sato, Presiden Direktur TMI berkata "Kemampuan Kemal mengubah tantangan hidup menjadi kesempatan. Dari apa yang dianggap tidak mungkin untuk kuliah mengingat latar belakang keluarga kurang mampu, untuk kemudian berhasil menyelesaikan kuliah pada tiga besar di kelasnya dan kemudian diangkat menjadi karyawan, membuktikan 'Tiada Tang Tidak Mungkin'."
"Kami percaya bahwa kisah menarik Kemal akan bermanfaat untuk siswa Rumah Belajar dalam menginspirasi mereka untuk tetap semangat dan pantang menyerah dalam mencapai cita-cita hidup." Beliau menambahkan.
Setelah presentasi Kemal, sebagai buah penghargaan, para siswa memberikan pertujukan perkusi yang memukau, menjadikan sempurna antara satu dengan lainnya. Acara lainnya adalah kompetisi futsal antara siswa dan pertandingan eksibisi antara staf TMI dan staf Sekolah. Pada cara ini, TMI juga memberikan sumbangan "Angel of Change" untuk mendukung kegiatan belajar di Rumah Belajar.
Sepanjang acara, kami sangat takjub oleh senyum indah para siswa. Terlebih, kami dapat merasakan semangat terbarukan para siswa pada akhir acara, yang membuat semuanya berfaedah. Sungguh ini merupakan acara yang mengagumkan bagi seluruh peserta. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2009 (Oktober) - Dukungan untuk upaya bantuan bencana gempa Sumatera Barat |
|
|
|
Pada 30 September 2009, sebuah gempa bumi berkekuatan 7.6 menimpa provinsi Sumatera Barat. Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satkorlak PB) melaporkan bahwa gempa bumi tersebut menyebabkan 1.100 korban jiwa dan kerugian materi senilai Rp 21,6 trilliun.
PT Asuransi Tokio Marine Indonesia menanggapi situasi tersebut dengan menjalankan CSR Bantuan Darurat Bencana dengan sumbangan senilai USD 5.000 yang ditujukan untuk membantu anak-anak korban gempa melalui UNICEF.
Serah terima sumbangan tersebut dilakukan di kantor UNICEF di Jakarta dan dihadiri oleh Hiroshi Suwa dan Mitsutaka Sato, secara berurutan Presiden Direktur dan Direktur PT Asuransi Tokio Marine Indonesia; serta Angela Kearney dan Edward Carwardine, secara berurutan Representatif UNICEF untuk Indonesia dan Pimpinan Komunikasi, Unit Komunikasi. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2009 (Agustus) - - “Hari CSR” grup Tokio Marine Asia. |
|
|
|
Untuk memperingati berdirinya Tokio Marine, grup perusahaan TM Asia mengadakan sebuah acara "CSR Day" secara bersamaan yang memusatkan pada anak yang kurang mampu pada tanggal 8 Agustus 2009. PT Asuransi Tokio Marine Indonesia (TMI) juga berpartisipasi pada acara ini dengan memberikan dukungan kepada SMP Gratis 'Ibu Pertiwi'. Sebuah Sekolah Menengah Pertama bagi kalangan kurang mampu, yang berlokasi di Pancoran, Jakarta Selatan.
Pada acara tersebut, TMI mengajak siswa/i SMP ke kantor pusat dimana mereka dapat belajar mengenai resiko dan asuransi melalui presentasi staf, aktifitas 'Survey Resiko' yang menyenangkan bersama Insinyur Resiko TMI dan diikuti dengan sebuah tur kantor dimana siswa/i dapat melihat berbagai fungsi dalam sebuah perusahaan asuransi umum.
Dalam acara yang bertemakan 'Meraih Bintang' itu, TMI berbagi cita-cita dengan siswa/i dan memberikan motivasi untuk siswa/i untuk mencapai cita-cita mereka. TMI juga menyerahkan sumbangan perlengkapan sekolah untuk 1-tahun dan sumbangan buku bacaan dari karyawan TMI. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2008 (Juni) - Aksi donor darah bersama |
|
|
|
| Guna membantu Palang Merah Indonesia dalam menangani tingginya permintaan akan persediaan darah, TMI secara berkala berkolaborasi dengan perusahaan rekan penyewa gedung mengadakan aksi donor darah bersama. Pada 2008, aksi ini dilaksanakan dua kali yaitu pada tanggal 12 Juni dan 10 Desember dengan sukses dengan dihadiri oleh 206 dan 161 peserta. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2008 (Mei) - Dukungan untuk upaya bantuan bencana gempa Sichuan |
|
|
|
| Gempa terburuk Cina dalam kurun waktu lebih dari 30 tahun menimpa barat daya Cina pada tanggal 12 Mei 2008, menyebabkan 70.000 korban jiwa dan 10 juta orang kehilangan rumah. TMI menanggapi dengan sumbangan untuk para korban melalui Palang Merah Jepang. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2008 - Prakarsa daur ulang kertas diluncurkan |
|
|
|
| Untuk mengurangi beban lingkungan, TMI meluncurkan prakarsa daur ulang kertas. Setiap koran bekas dan limbah yang dihasilkan dari mesin penghancur kertas di kantor pusat TMI akan diberikan kepada KPKA (Komunitas Peduli Kali Angke) untuk di daur ulang dan dipergunakan kembali. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2008 - Program Beasiswa TMI |
|
|
|
| Beasiswa TMI dimulai pada tahun 2007 dengan tujuan memberikan bantuan untuk siswa/i cerdas dari kalangan kurang mampu untuk mengejar pendidikan lebih lanjut di bidang asuransi. Beasiswa ini menggabungkan keuntungan pengetahuan teori dari kampus dengan pengetahuan praktis dari magang di Perusahaan. Pada tahun 2008, program ini terpilih sebagai salah satu program terbaik pada Ekspo Indonesia - Jepang yang diadakan untuk memperingati 50 tahun persahabatan Indonesia - Jepang. Program ini juga menjadi program utama dalam acara ulang tahun ke 10 dari YCAB, LSM yang bergerak dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2007 (September) - Program Beasiswa TMI diluncurkan |
|
|
|
| 2007 (September) - TMI memilih 2 orang kandidat terbaik untuk menerima Beasiswa TMI. Kedua pelajar tersebut diterima secara resmi di kantor pusat TMI pada tanggal 27 September 2007 dan memulai perkuliahan mereka di STIMRA (Sekolah Tinggi Manajemen Risiko dan Asuransi) pada tanggal 28 September 2007. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2007 (Juni) - Aksi donor darah bersama |
|
|
|
| PT Asuransi Tokio Marine Indonesia bekerja sama dengan SKTMI (Serikat Karyawan TMI) pada tanggal 15 Juni 2007 mengadakan aksi acara pengumpulan donor darah. Acara tersebut berhasil mengumpulkan 100 kantong darah dari peserta yang tidak terbatas dari TMI tapi juga rekan-rekan dari kantor lain yang berlokasi di gedung yang sama dengan TMI. Jumlah kantong darah yang didapatkan pada acara ini meningkat 20% dari pengumpulan donor darah sebelumnya yang berjumlah 83. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2007 (Mei) - Operasi katarak gratis untuk masyarakat kurang mampu |
|
|
|
| PT Asuransi Tokio Marine Indonesia bersama dengan Lions Club Medan Griya Star menyelenggarakan sebuah aktivitas untuk membantu kalangan kurang mampu mendapatkan perawatan operasi mata katarak secara cuma-cuma. Operasi ini diadakan pada tanggal 13 Mei 2007 dan berhasil membantu 30 orang pasien dari kalangan kurang mampu untuk mendapatkan penglihatan yang lebih baik. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2007 (Februari) - - Dukungan untuk upaya bantuan bencana banjir area Jakarta |
|
|
|
Seperti yang dilaporkan lebih dari beberapa waktu yang lalu oleh media cetak dan elektronik baik dalam maupun luar negeri bahwa 70 persen wilayah Jakarta dan daerah sekitarnya terendam banjir akibat curahan hujan lebat yang tiada henti, pejabat yang berwenang melaporkan lebih dari 400.000 orang harus mengungsi karena banjir tersebut. Kini, puluhan ribu orang masih berdesakan di tempat pengungsian yang tidak tentu kebersihannya, dan menunggu waktu kembali ke rumah bisa lama.
TMI telah siap dan siaga untuk membantu korban banjir. Segera setelah kejadian tersebut perusahaan menghubungi beberapa lembaga non-pemerintah yang dapat dihubungi untuk kerjasama pemberian bantuan. Palang Merah Indonesia (PMI) yang pada saat itu telah menjalankan program bantuan menerima itikad baik itu dan siap untuk menjadi rekanan perusahaan.
TMI kemudian berkonsultasi dengan PMI mengenai kebutuhan apa yang dibutuhkan segera oleh korban banjir dan TMI muncul dengan sebuah daftar gabungan dari alat-alat kesehatan dan makanan siap saji. TMI kemudian memutuskan untuk menyediakan 1.000 paket yang berisi alat-alat kesehatan dan makanan siap saji tersebut yang TMI dan PMI akan kemudian bagikan secara bersama kepada 1.000 rumah tangga yang terkena akibat banjir. |
|
| ^ Go to Top |
|
|
|
|
|
| TMI menyerahkan bantuan tersebut kepada PMI pada pukul 10.00 pagi hari Jum’at, 16 Februari 2007 di kantor pusat PMI di Jakarta. Hadir pada kesempatan tersebut adalah Bapak Hiroshi Suwa dan Bapak Muhammad Khoirun, secara berurutan adalah Presiden Direktur dan Direktur HRD & GA dari PT Asuransi Tokio Marine Indonesia serta Prof. Dr. Sujudi dan Bapak Iyang D. Sukandar, secara berurutan adalah Kepala Bagian Transfusi Darah & Pengembangan Rumah Sakit dan Sekretaris Jenderal PMI. Prof. Dr. Sujudi (Mantan Menteri Kesehatan RI) secara pribadi menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Bapak Suwa atas bantuan TMI untuk korban banjir. |
|
| ^ Go to Top |
|
|
|
|
|
TMI dan PMI membagikan bantuan tersebut pada pukul 01.00 siang hari Sabtu, 17 Februari 2007 di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluk Naga, Tangerang Banten. Desa tersebut berada di daerah pantai pada sisi luar area Soekarno-Hatta International Airport, berjarak 2 jam perjalanan kendaraan bermotor dari Jakarta. Penduduk setempat mengungkapkan bahwa desa mereka terendam sedalam pinggang orang dewasa dan berlangsung selama seminggu.
Selama itu, mereka menderita masalah kebersihan dan kesehatan. PMI dijadwalkan untuk memberikan pelayanan kesehatan di desa tersebut dan pada saat yang sama akan membantu TMI dalam pembagian bantuan untuk korban banjir. Di desa tersebut, tim dari TMI diterima oleh Bapak Sudirman, Pimpinan PMI Provinsi Banten. Beliau juga menyampaikan rasa terimakasih beliau atas usaha TMI untuk membantu korban banjir di daerah tersebut. |
|
| ^ Go to Top |
|
|
|
|
|
|
|
| ^ Go to Top |
|
| SURROUNDING AREAS |
|
|
Tampak depan tempat serah terima bantuan TMI
Seorang anak melalui sisa-sisa banjir
|
|
|
| ^ Go to Top |
|
|
|
|
Rumah penduduk dengan Jamban didepannya
Kotak bantuan TMI siap untuk dibagikan
|
|
|
| ^ Go to Top |
|
|
|
|
Seorang anak meminum susu bantuan dari TMI
Seorang ibu mengantri pelayanan kesehatan
|
|
|
| ^ Go to Top |
|
| 2006 (Juli) - Dukungan untuk upaya bantuan bencana gempa Jawa Tengah dan Yogyakarta dari grup Tokio Marine |
|
|
|
Pada 12 Juli 2006, kami juga berhasil menyelesaikan proses serah terima sumbangan dari Tokio Marine Nichido Jepang, perusahaan group Tokio Marine Asia beserta karyawannya kepada UNICEF untuk korban gempa bumi Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Dana tersebut akan digunakan untuk membantu memulihkan kondisi trauma anak-anak akibat gempa bumi sekaligus memberikan berbagai fasilitas selama proses pemulihan, seperti pembangunan posko bantuan anak dan sekolah sementara.
TMI mewakili masyarakat Indonesia menghaturkan rasa terimakasih yang tulus kepada perusahaan group beserta karyawannya atas simpati, dukungan dan sumbangannya untuk para korban gempa bumi Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Kami percaya bahwa Yogyakarta dan Jawa Tengah akan segera pulih kembali dan kami berharap kehidupan anak-anak di daerah tersebut dapat berangsur normal dan damai dan paling utama, dapat melupakan ingatan mengenai bencana ini. Pada akhirnya, marilah kita bersama menuju pertumbuhan berkesinambungan melalui pembangunan bersama masyarakat.
Hadir pada acara tersebut adalah tim dari TMI diwakili oleh Mr. Hiroshi Suwa dan mewakili tim dari UNICEF, Dr. Gianfranco Rotigliano. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2006 (Juni) - Dukungan obat-obatan medis darurat untuk upaya bantuan bencana gempa Jawa Tengah dan Yogyakarta |
|
|
|
Gempa bumi berskala 5.9 Richter menimpa provinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 pukul 5.54 pagi. Gempa bumi tersebut terasa selama 57 detik.
Menurut penelitian terkini bahwa akibat gempa 360,000 rumah rusak, 5,800 korban jiwa, dan antara 700,000 sampai dengan 900,000 jiwa menjadi tanpa tinggal. Sebanyak 1.5 juta jiwa hidup dibawah tenda atau dengan perlindungan seadanya.
Kerugian juga diderita oleh anggota keluarga dari karyawan perusahaan kami. Mereka juga kehilangan orang tercinta, menjadi terluka atau tempat tinggalnya menjadi rusak. Kehidupan mereka menjadi hancur dan kejadian ini akan diingat sebagai pengalaman yang sangat mengerikan dalam hidup mereka. Kami juga sangat terkejut dengan tragedi tersebut, tetapi tidak ada yang dapat kami lakukan selain memberikan perhatian lebih dan dukungan dalam berbagai bentuk yang memungkinkan kepada mereka yang menjadi korban.
Menanggapi kejadian tersebut, pada 8 Juni 2006 TMI menyumbangkan persediaan medis senilai Rp 100,000,000 yang diberikan langsung oleh tim dari TMI kepada DinKes provinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah di Klaten. Hadir pada acara tersebut adalah tim dari TMI yang terdiri dari Mr. Hiroshi Suwa dan Mr. Fuad Widyantoro. Sementara hadir dari pihak DinKes antara lain Dr. Budiharjo. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2006 (Maret) - Aksi donor darah bersama |
|
|
|
| PT Asuransi Tokio Marine Indonesia bekerja sama dengan SKTMI (Serikat Karyawan TMI) pada tanggal 3 Maret 2006 mengadakan aksi acara pengumpulan donor darah. Acara tersebut berhasil mengumpulkan 83 kantong darah dari peserta yang tidak terbatas dari TMI tapi juga rekan-rekan dari kantor lain yang berlokasi di gedung yang sama dengan TMI. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2005 (Februari) - Dukungan untuk upaya bantuan bencana gempa Aceh dan Sumatera Utara dari grup Tokio Marine via KOMPAS |
|
|
|
Kami mengerti sebagai bagian dari Group Tokio Marine menganut "Piagam Tanggung Jawab Sosial Group Tokio Marine" sebagai petunjuk umum dalam pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan. Kami berkomitmen untuk memenuhi kewajiban pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dengan melaksanakan filosofi manajemen dengan mencapai pertumbuhan yang berkesinambungan bersamaan dengan pembangunan masyarakat.
Oleh karena itu, kami dengan gembira mengumumkan bahwa dalam pencapaian komitmen kami, kami mewakili Tokio Marine Holdings Inc., Tokio Marine & Nichido Fire Insurance Co., Ltd. juga karyawan dari Group Tokio Marine telah mengunjungi Dewan Kesejahteraan Kompas dan mengantarkan bantuan senilai Rp. 1.935.120.000,- untuk korban tsunami di Aceh dan Sumatra Utara.
Sedangkan dari pihak Kompas, hadir Bapak Jacob Oetama, Pimpinan Kompas, Bapak Suryo Pratomo, Kepala Editor Kompas, Bapak Bambang S.P., Kepala dari Dewan Kesejahteraan Kompas.
Dalam kesempatan tersebut, kami menyampaikan rasa terimakasih kami kepada kepada Dewan Kesejahteraan Kompas untuk membantu Keluarga Besar Tokio Marine dalam penyaluran bantuan.
Keluarga Besar Tokio Marine berharap bantuan kami dapat menjadi bagian dari dasar pembangunan kembali hidup baru bagi mereka yang masih menderita di Aceh dan Sumatra Utara. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2005 (Maret) - Dukungan untuk upaya bantuan bencana gempa Aceh dan Sumatera Utara dari grup Tokio Marine via MER-C & OISCA International |
|
|
|
Berhubungan dengan pelaksanaan dari kegiatan "Tanggung Jawab Sosial Group Tokio Marine", kami dengan gembira mengumumkan penyerahan bantuan lainnya yang mana diselenggarakah oleh TMI atas nama Tokio Marine & Nichido Fire Insurance Co., Ltd, Tokio Marine & Life Insurance Co., Ltd dan Tokio Marine Asia Pte. Ltd.
TMI telah menemui Oisca-International dan MER-C untuk menyerahkan bantuan bagi korban Tsunami di Aceh and Sumut.
Oisca-International menerima ¥ 6.000.000 dari Tokio Marine & Nichido Fire Insurance Co.,Ltd and Tokio Marine & Life Insurance Co.,Ltd. Perwakilan dari dari organisasi tersebut yang datang ke acara ini adalah Mr. Kenji Sawada (Chief Representative), Mr. Hideka Yoshinage (Director of Oisca International Development Mission to Indonesia) dan Mr. Samsidin (Director of Training and Development).
Oisca-International adalah organisasi non-pemerintah dalam status konsultan dengan Konsul ekonomi dan sosial PBB. Organisasi ini bergerak di bidang pertanian dan telah mengembangkan program berikut bagi Aceh:
1. Penelitian di bidang pertanian
2. Pusat pelatihan pertanian (bagi Aceh Besar)
3. Pelatihan pengolahan tanah untuk pembibitan tanaman bakau
4. Pelatihan pertanian tiga bulan sampai satu tahun bagi siswa sekolah menengah tingkat pertama dan atas
Sedangkan untuk MER-C, Tokio Marine Asia Pte. Ltd memberikan bantuan sebesar US$ 8,203.05. Perwakilan yang hadir pada acara tersebut adalah Bapak Dr. Sarbini Abdul Murad (Kepala Presidium), Bapak Dr. Joserial Jurnalis, SpBO (Presidium), Nona Jasmine & Nona Petrina Leong (Konsultan).
MER-C adalah sebuah organisasi sosial yang berdasarkan kegiatan kesehatan darurat. Salah satu program dalam enam bulan kedepan (Jan-Jun 2005) adalah untuk membangun kembali RS Malahayati di Aceh yang mana telah dirusak oleh tsunami. Bantuan akan disalurkan untuk biaya operasional medis dan paramedis, untuk membeli obat dan peralatan rumah sakit. Lebih dari itu, pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut tidak diwajibkan untuk membayar biaya rumah sakit mereka.
Pada kesempatan tersebut, kami mengungkapkan rasa terimakasih kami kepada Oisca-International and MER-C atas bantuannya menyalurkan bantuan kami dan and kami berharap bahwa sumbangan ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk membangun kehidupan baru bagi korban tsunami. Terlebih, kami juga berharap Aceh dapat pulih kembali. |
|
| ^ Go to Top |
|
| 2004 (Oktober) -Dukungan untuk menjaga kesehatan dan perkembangan anak Indonesia |
|
|
|
Pada tanggal 13 Oktober 2004 pukul 02.00 siang, TMI telah memberikan sebuah sumbangan terhadap kesejahteraan sosial bagi masyarakat Indonesia dengan menyumbangkan 103 pengukur berat dan tinggi badan untuk sekolah dasar secara simbolis.
Pengukur berat dan tinggi badan ini akan membantu anak-anak indonesia dalam memelihara kesehatan dan pertumbuhan serta membantu dalam mengendalikan masalah gizi dari 35.000 siswa sekolah dasar di wilayah Jakarta.
Acara serah terima tersebut dilaksanakan di SDN 09 & 10 Jakarta Barat dan dihadiri oleh kepala sekolah, perwakilan dari Depdiknas, perwakilan dari Kedutaan Jepang, perwakilan Program Pangan Dunia, dan PT Asuransi Tokio Marine Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, kami juga meninjau dan mengamati sekolah itu dan lingkungannya. |
|
| ^ Go to Top |
|